Anggapan Mengenai Jagat Raya Menurut Para Ahli - Masih ingatkah anda tentang teori yang telah saya sampaikan di post sebelumnya ? Jika belum mari kita baca lagi di Teori Jagat Raya .
Sejalan dengan dua teori tentang terjadinya jagat raya, muncullah beberapa anggapan mengenai jagat raya dan alam semesta. Mari kita masuk ke dalam materi.
Sejalan dengan dua teori tentang terjadinya jagat raya, muncullah beberapa anggapan mengenai jagat raya dan alam semesta. Mari kita masuk ke dalam materi.
1. Anggapan Antroposentris.
Anggapan Antroposentris (Anthropos = manusia; centrum = pusat) adalah anggapan yang menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya. Anggapan ini dimulai sejak manusia primitif, waktu manusia mulai menyadari ada Bumi dan langit. Matahari, Bulan, Bintang, dan Bumi dianggap serupa dengan bangsa hewan, tumbuhan, dan dengan dirinya sendiri.
Bangsa Babilon 2.000 tahun sebelum Masehi menggambarkan semesta ini merupakan kubah tertutup, dengan Bumi sebagai lantainya. Di sekeliling Bumi dianggap terdapat jurang yang tergenang air. Di seberang air terdapat gunung tinggi penyangga langit. Para ahli zaman itu telah mengetahui panjang tahun 365 hari.
Bangsa Ibrani mempunyai konsep semesta yang dipengaruhi oleh pikiran Babilon. Mereka menganggap bahwa langit ditopang oleh tiang tiang raksasa. Di langit terdapat Matahari, Bulan, dan bintang bintang yang menempel. Juga ada jendela-jendela untuk air hujan tercurah.
2. Anggapan Geosentris.
Anggapan Geosentris (Geo = Bumi; Centrum = pusat) adalah anggapan yang menyatakan bahwa Bumi adalah pusat semesta alam. Semua benda langit mengelilingi Bumi, dam semua kekuatan alam berpusat di Bumi. ANggapan ini dimulai lebih kurang abad ke-6 sebelum masehi saat para ilmuwan tertarik kepada alam sekitarnya. Beberapa ahli pendukung anggapan geosentris antara lain: Socrates, Plato, Aristoteles, Tales, Anaximander, dan Phytagoras.
3. Anggapan Heliosentris
Anggapan Heliosentris (Helio = Matahari; Centrum = Pusat) adalah anggapan bahwa pusat jagat raya adalah Matahari.Ini berarti pergeseran pandangan yang dianggap revolusioner pada waktu itu, yang menggantikan kedudukan Bumi, sebagai akibat makin majunya alat peneliti dan sifat ilmuwa yang kritis. Di bawah ini beberapa ahli pendukung heliosentris
Nicolaus Copernicus (1473-1543) adalah seorang pelukis terlatih, mahasiswa kedoteran, Ilmu Pasti (Matematika), dan Astronomi. Ia melihat beberapa kekeliruan dalam tabel buatan Ptolomeus. Pada tahun 1507 ia menulist buku yang sangat terkenal "De Revolutionibus Orbium Caelestium" (Revolusi Peredaran Benda-benda langit). Ia mengemukakan adanya sistem Matahari yaitu Matahari sebagai pusat yang dikelilingi oleh planet-planet, bahwa Bulan juga mengelilingi Bumi dan bersama-sama mengitari Matahari, bahwa Bumi berputar kearah timur pada porosnya yang menyebabkan siang dan malam.
Beberapa ahli pendukung teori Heliosentris antara lain:
- Bruno - Galileo
- Johanes Kepler - Isaac Newton
Tag :
Geografi,
Jagat Raya
1 Komentar untuk "Anggapan Mengenai Jagat Raya Menurut Para Ahli - Seputar Jagat Raya"
menunggu siapa yang benar saja gan. Hehehehehehe